Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Limbah Organik

Posted on
cara membuat kerajinan dari limbah organik
foto: antarafoto.com

Kerajinan tangan dari limbah organik sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang Indonesia. Bahkan beberapa kerajinan berbahan dasar limbah organik ini sudah diekspor sampai mancan negara. Banyak sekali bahan yang bisa digunakan, beberapa di antaranya tidak asing dan mudah sekali untuk didapatkan. Mulai dari barang-barang yang biasa ditemukan di dapur, atau di sekitar rumah.

Tapi, tahukah Anda? Tidak semua orang paham jika limbah organik bisa didaur ulang dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Limbah yang biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah, kini bisa berdiri angkuh untuk mempermanis rumah Anda. Mulai dari hiasan dinding, meja, lemari, apapun yang akan memperindah setiap sudut ruangan.

Kami akan mengulas sedikit untuk Anda, terkait kerajinan dari limbah organik. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk Anda mengisi waktu luang. Terutama bagi para ibu rumah tangga. Tidak hanya mengurus rumah dan keluarga, tetapi juga bisa menghasilkan uang. Siapa sangka, jika suatu hari nanti bisa menjadi sumber pendapatan utama keluarga. Modern ini jika ditelusuri secara betul-betul, sudah banyak orang Indonesia yang memanfaatkan limbah organik sebagai sumber penghasilan. Seperti Eddie Juandi seorang pengrajin asal Bogor yang memanfaatkan potensinya. Ia mampu mengolah bonggol jagung menjadi berbagai macam kerajinan tangan yang mampu menjual.

Wow, semakin penasaran bukan. Yuk, disimak!

Kerajinan Tangan dari Limbah Organik

Berikut adalah kerajinan organik yang mudah dibuat dan bisa dicoba di rumah

Kerajinan Tangan Limbah Organik dari Kulit Telur

kerajinan dari kulit telur
foto: probisnis.com

Kerajinan dari limbah organik kulit telur adalah yang paling mudah dibuat. Bahan dasarnya pun mudah ditemukan. Setelah isian dari telur digunakan. Kulit telur yang masih utuh atau sudah berupa serpihan bisa digunakan. Bagi yang suka melukis, kulit telur bisa menjadi salah satu media selain kertas gambar atau kanvas. Setelah itu, Anda bisa memberinya pernak-pernik agar lebih menarik. Seperti hiasan pita atau manik-manik.

Lalu, bagaimana jika ternyata kulit telur sudah tidak utuh lagi? Sudah berbentuk serpihan lebih tepatnya. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membersihkan kulit telur tersebut agar tidak amis. Setelah itu memberikan sentuhan warna, sesuai kebutuhan. Kemudian, buatlah gambaran yang Anda inginkan. Tempelkan serpihan kulit telur pada bagian gambar yang diinginkan. Terkahir bingkai hasil kreativitas Anda, dan siap untuk mempercantik dinding rumah. Jika terus ditekuni, mungkin bisa menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan.

Kerajinan Tangan Limbah Organik dari Kulit Bawang

kerajinan dari kulit bawang
foto: youngster.id

Bahan dasar yang satu ini identik dengan bumbu dapur. Bagi sebagian ibu rumah tangga biasanya lebih baik dibuang di tempat sampah. Dan yang digunakan adalah dagingnya sebagai syarat wajib sebuah masakan. Tapi, tahukah Anda jika ternyata kulit bawang bisa digunakan sebagai kerajinan organik yang mudah dibuat. Caranya?

Pertama, kulit bawang yang akan digunakan harus dijemur atau dioven terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan bau dari bawang itu sendiri. Dan membuat bahan dasar bertahan lebih lama. Baru kemudian bisa digunakan. Salah satunya untuk membuat karya seni seperti lukisan. Sangat cocok untuk gambaran sejenis bunga.

Selain itu, juga bisa sebagai buah tangan acara pernikahan. Seperti bunga, hiasan kotak tisu, atau bahkan bingkai foto yang terbuat dari kerajinan juga. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Kerajinan Tangan Limbah Organik dari Kulit Jagung

kerajinan dari kulit jagung
foto: BlogTeraktual.com

Selain kulit bawang ternyata ada kulit jagung yang bisa digunakan sebagai bahan dasar kerajinan tangan. Bagi Anda yang memiliki tangan kreatif, limbah satu ini tentu bisa disulap sebagai hiasan rumah. Langkah pertama untuk membuatnya adalah mengeringkan kulit jagung terlebih dahulu. Kemudian, Anda bisa memberinya pewarna tekstil agar lebih menarik. Jika sudah siap, Anda bisa memulainya sebagai contohnya adalah merangkainya menjadi berbagai jenis bunga yang kemudian diletakkan ke dalam vas.

Tidak hanya daunnya, ternyata bonggol jagung juga bisa digunakan sebagai kerajinan tangan. Bisa jadi tempat pensil, kotak tisu, tempat sampah, keranjang, dan lainnya.

Kerajinan organik yang mudah dibuat ini juga biasanya menjadi tugas sekolah anak-anak di Indonesia.

Baca juga: Cara Membuat Hiasan Dinding dari Kertas Origami

Kerajinan Tangan Limbah Organik dari Kacang-kacangan/ Biji-bijian

kerajinan dari kacang kacangan
foto: youtube.com

Sebagai negeri yang hampir sebagian penduduknya adalah petani. Kacang-kacangan/ biji-bijian tentulah tidak asing. Bahan dasar yang satu ini pastilah banyak ditemukan di dapur. Mulai dari kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, dan berbagai jenis kacang-kacangan/ biji-bijian yang lain.

Banyak kreativitas yang bisa dibuat. Tapi kebanyakan dan paling mudah adalah membuat lukisan. Anak-anak Indonesia pasti pernah mendapatkan tugas sekolah membuat kerajinan tangan yang satu ini.

Lalu, bagaimana caranya? Hal pertama yang harus Anda sediakan adalah berbagai jenis kacang-kacangan/ biji-bijian. Tujuannya agar Anda lebih berkreativitas. Lalu, buatlah pola di atas kertas gambar Anda. Baik itu bunga, hewan, pemandangan alam, atau laut. Pola yang sudah dibuat kemudian diberi lem agar kacang-kacangan/ biji-bijian bisa melekat. Susun sesuai keinginan dan sekreatif mungkin. Kerajinan tangan yang satu ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana mengisi waktu luang keluarga. Selain mengasah kreativitas, juga menciptakan suasana kerja sama antar keluarga.

Kerajinan Tangan Limbah Organik dari Daun Kelapa

kerajinan dari daun kelapa
foto: steemit.com

Mulai dari batang, daun, sampai buahnya pohon yang satu ini memiliki banyak sekali kegunaan. Dan yang akan kami bahas saat ini adalah daun kelapa. Umumnya daun kelapa digunakan sebagai bahan baku membuat ketupat. Makanan khas yang biasa dihidangkan bersama opor ayam saat lebaran. Tidak perlu keahlian khusus untuk membuat kreativitas yang satu ini. Tapi, tahukah Anda jika tidak semua orang bisa melakukannya.

Pada zaman dahulu, daun kelapa menjadi salah satu bahan baku membuat atap rumah. Itu karena daun kelapa memiliki tekstur yang cukup kuat. Selain itu, daun kelapa juga bisa dianyam untuk membuat topi, mangkuk, tempat buah-buahan, dan mainan untuk si kecil. Biasanya daun kelapa juga bisa digunakan sebagai dekorasi acara pernikahan. Salah satunya pada acara pernikahan adat jawa.

Tulang daunnya juga bisa digunakan untuk membuat sapu lidi. Luar biasanya dari bagian daun kelapa saja sudah menciptakan berbagai jenis kerajinan tangan.

Bagaimana? Apakah sudah terlintas di benak Anda untuk membuat kerajinan tangan dari limbah organik?

Mulai dari kulit telur, kulit bawang, kulit jagung, kacang-kacangan/ biji-bijian, dan daun kelapa adalah sebagian kecil. Dari beberapa bahan dasar kerajinan tangan dari limbah organik yang bisa dimanfaatkan.

Baca juga: Berikut Cara Membuat Origami Burung dengan Mudah

Semakin pesatnya perkembangan manusia di masa ini, limbah semacam itu mulai terabaikan. Siapa lagi jika bukan kita? Para pemilik tangan-tangan kreatif yang bisa menghasilkan barang-barang antik. Banyak yang bisa kita buat. Mulai dari hiasan sampai perabotan. Tidak hanya bermanfaat untuk di sendiri. Tapi, harapan kedepannya adalah bisa menghasilkan uang dan bermanfaat bagi orang lain.  Temukan kreasi laiinya yang lebih kreatif lagi memilih kerajinan tangan dari limbah organic untuk bisnis rumahan sekaligus ramah lingukangan.